Analisis Wacana Kritis Dalam Novel Pejalan Anarki (Menjadi Tuan Atas Diri Sendiri atau Melawan) Karya Jazuli Imam
Kata Kunci:
Struktur Makro, Novel Pejalan Anarki, Wacana KritisAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana struktur makro dalam novel Pejalan Anarki (Menjadi Tuan Atas Diri Sendiri, Atau Melawan) Karya Jazuli Imam. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Adapun objek dalam penelitian ini adalah Novel Pejalan Anarki (Menjadi Tuan Atas Diri Sendiri, Atau Melawan) Karya Jazuli Imam. Sumber data diperoleh memalui teknik membaca berulang-ulang, menandai serta mencatat kalimat dan kutipan yang di anggap sebagai wacana makro. Berdasarkan hasil analisis data, peneliti memberi kesimpulan bahwa hasil penelitian yang di peroleh berjumlah 20 data ( struktur makro) yang ada pada Novel Pejalan Anarki (Menjadi Tuan Atas Diri Sendiri, Atau Melawan) Karya Jazuli Imam.
Referensi
Annisha, N. 2019. Perjuangan Tokoh Utama dalam Novel Bukan Satu Mata Karya Atun Wardatun. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Malang.1-10.
Brown, Gillian dan Yule, George. 1983. Discourse Analysis. London: Longman.
Baharuddin, N. 2018. Konstruksi Sintaksis pada Novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata. Skipsi Universitas Muhammadiyah Makassar.
Baried, Baroroh, dkk. 1994. Pengantar Teori Filologi. Yogyakarta: Badan Peneliti Dan Publikasi (BPPF) Seksi Filologi, fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada.
Camus, A.dkk. 2017. Seni, politik, pemberontakan. Yogyakarta: Narasi.
Darma, Y.A. 2009. Analisis Wacana Kritis. Bandung: Irma Widya.
Darma, Y.A. 2014. Analisis Wacan Kritis Dalam multiperspektif. Bandung: Refika Aditama.
Eriyanto. 2005. Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: LKis Yogyakarta.
Esten, Mursal. 1978. Kesusatraan Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Fairclough. 1989. Analisis Wacana Kritis. Bandung: Rafika Aditama.
Haslinda. 2015. Sureq Meong Palo Karellae: Analisis Wacana Kritis. Makassar: Pascasarjana UNHAS (tesis tidak diterbitkan).
Hadi, Abdul. 2014. Hermeneutika Sastra Barat & Timur. Jakarta: Sadra Press.
Hilladay. 1978. Reading in The Sociology of Language. The Huge-Paris: Mouton.
Imam, Jazuli. 2016. Pejalan Anarki. Yogyakarta: Djeladjah Pustaka.
Junus, Muhammad dan Junus Fatimah. 2010. Analisis Kesalahan Berbahasa. Makassar: Badan Penerbit UNM Makassar.
Luxemburg, et. Al. (1989) Pengantar Ilmu Sastra. Terjemahan Dick Hartoko. Jakarta: Gramedia.
Nadia, A. 2007. Surga Yang Tak Dirindukan. Jakarta: Asma Nadia Publisher.
Nurgiyantoro, Burhan. 2000. Teori Pengkajian m Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada Universitas Press.
Rani, Abdul. et all. 2016. Analisis Wacana Sebuah Kajian Bahasa dalam Pemakaian. Malang: Bayumedia Publishing.
Rafiek. 2013. Pengkajian Sastra. Bandung: Refika Aditama.
Ratna, N.K. 2017. Stilistika, kajian puitika bahasa, sastra, dan budaya. Yogyakarta: Pustaka pelajar.
Ricoeur. 2004. Ilmu Bahasa Indonesia: Sintaksis. Yogyakarta: C.V. Karyono.
Solischah, H. R. 2019. Solidaritas Pengikut Ahmadiyah dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari. Kajian Sosiologi Sastra. Jurnal Sastra Indonesia Yogyakarta.1-16.
Saadawai, Nawal. 2006. Perempuan Di Titik Nol. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Semi, M. Atar. 1988. Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.
Stubbs, Michael. 1983. Discourse Anaslysis. Chicago: The University at Chicago Press.
Susanto, D. 2016. Pengantar Kajian Sastra. Jakarta: CAPS.
Sujarweni. 2014. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Teeuw, A. 2017.Sastra dan Ilmu Sastra. Bandung: Dunia Pustaka Jaya.
Wellek, Rene dan Weren, Austin. 1989. Teori Kesusastraan (Terjemahan). Jakarta: PT. Gramedia.
Unduhan
Date published articles:
Cite on this Journal:
Terbitan
Bagian
License & Copyright

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.