AnaIisis KesuIitan Menentukan lde Pokok Paragraf dalam Mata PeIajaran Bahasa lndonesia pada Siswa Sekolah Dasar
Keywords:
AnaIisis kesuIitan siswa, ide pokok, dan paragrafAbstract
PeneIitian ini mengkaji tentang anaIisis kesuIitan menentukan ide pokokkparagraf dalam mata peIajaran Bahasa lndonesia pada siswa keIas V UPT SDN 022 Monto. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk kesuIitan menentukan ideepokok paragrafddalam mata peIajaran Bahasa lndonesia padaasiswa keIas V UPT SDN 022 Monto, dan untuk mengetahui faktor penyebab kesuIitan menentukan ideppokok paragraf daIam mata peIajaran Bahasa Indonesia padassiswa keIas V UPT SDN 022 Monto. Pendekatan dan jenis peneIitian yang digunakan adaIah pendekatan peneIitian kualitatif jenis penelitian etnografi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. HasiI peneIitian menunjukkan bahwa bentuk kesulitan menentukan ideepokok paragraf daIam mataapeIajaran Bahasa lndonesia padaasiswa keIas V UPT SDN 022 Monto terdapat beberapa bentuk kesulitan di antaranya yaitu perhatian siswa tidak fokus, tidak lancar membaca dan kurang minat baca sehingga mengakibatkan siswa kesuIitan daIam menentukan ide pokok paragraf. Faktor penyebab kesulitan menentukan ide pokok paragraf dalam mata peIajaran bahasa lndonesia padaasiswa keIas V UPT SDN 022 Monto terdapat dua faktor penyebab kesulitan siswa yaitu faktor internaI yang berasal dari dalam diri siswa seperti tidak fokus saat belajar, tidak lancar membaca serta kurangnya minat baca dalam diri siswa yang menimbulkan kemasalan dalam belajar dan faktor eksternal yang berasal dari luar diri siswa disebabkan oleh faktor lingkungan seperti interaksi antar siswa dan orang tua.
References
Abdurrahmansyah, Konstruktivisme dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah TA`BID, 19 (1), 2014.
Akhadiah, Sabarti. Bahasa Indonesia 3. Yogyakarta: 2015. dalam Aqila Darmata Synta, Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan Melalui Media Big Book pada Siswa Kelas I SD Negeri Delegan 2 Prambanan Sleman, Jakarta: Depdikbud, 1993.
Cahyo, N Agus., Panduan Aplikasi Teori-Teori Belajar Mengajar Teraktual Dan Terpopuler, (Jogjakarta, Divapres: 2013).
Hamalik, Oemar. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara. 2004.
Kurniawati, Ennok., Ajo Sutarjo, dan Deni Wardana. Analisis Kesulitan Kelas IV SD Negeri Banjarsari 5 dalam Menentukan Ide Pokok Paragraf. Skripsi, Kalimaya, Vol 7 (2), 2019.
Mariana, Manihuruk BR. Analisis Kemampuan Siswa Menentukan Ide Pokok Paragraf di kelas IV SD Swasta Harapan Baru Medan. Skripsi thesis, Universitas Quality. 2019.
Mapata, dkk. Pembelajaran Berbasis Riset (Research Based Learning). Bandung: PT Media Sains Indonesia, 2021.
Nurdjan, Nurdjan., Firman, dan Mirnawati, Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. (PT. Aksara Timur, Cet I, 2016.
Nurdjan, Sukirman., dan Edhy Rustan, Kunci Sukses Berbahasa Indonesia, (STAIN Palopo: PT Lembaga Penerbitan STAIN (LPS) 2010.
Ramadhani, Rahmi., dkk. Belajar dan Pembelajaran : Konsep dan Pengembangan. PT Yayasan Kita Menulis, Cet: I, 2020.
Ratnawati. Faktor Penyebab Kesulitan Belajar. Pedagogi : Jurnal Penelitian Pendidikan, Vol 4. No 2. 2017.
Syah, Muhibbin. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset. 2014.
Suparlan, Teori Konstruktivisme dalam Pembelajaran, Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan. NTB: STIT Palapa Nusantara Lombok, Vol 1, 2019.
Triandy, Rendy. Literasi, Jurnal Ilmiah Pend. Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 2017 Vol 7. No. 2.
Downloads
Date published articles:
Cite on this Journal:
Issue
Section
License & Copyright

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.