Gedung Soetedja : Sejarah dan Pemanfaatannya untuk Pelestarian Kesenian di Banyumas

Authors

  • Nur HIdayah Universitas Jendral Soedirman
  • Widya Putri Ryolita Dosen Universitas Jendral Soedirman

Keywords:

Soetedja, Gedung Kesenian, Banyumas, Kotemporer

Abstract

Gedung Soetedja merupakan gedung pusat kesenian yang terletak di Jalan Pancurawis, Karanganyar, Purwokerto Selatan, Banyumas. Gedung Soetedja terinspirasi dari seorang komponis musik kotemporer yang bernama Raden Soetedja Poerwodibroto. Gedung ini digunakan sebagai tempat pementasan atau dapat digunakan sebagai gedung sebaguna. Tetapi gedung Soetedjo sempat mengalami kemunduran dan pada akhirnya di pindahkan. Setelah dipindahkan, Gedung Soetedjo mulai berkembang hingga sekarang. Gedung Soetedja memainkan peran penting dalam memelihara dan menggembangkan budaya Lokal Banyumas. Gedung Soetedja juga dapat menjadi sarana edukasi dan apresiasi seni bagi masyarakat.

References

Amalia, N. A., & Agustin, D. (2022). Peran Pusat Seni dan Budaya sebagai Bentuk Upaya Pelestarian Budaya Lokal. Sinektika.

Aswar, A., & Yusuf, M. (2023). Penguatan moderasi beragama melalui sikap toleransi (studi pada masyarakat desa Embonatana kecamatan Seko). At Turots: Jurnal Pendidikan Islam, 1195-1203.

Ehlisa, E., Sahraini, S., & Muhaemin, M. (2024). Humanistic Horizons: Exploring Red Cross Youth's Organizational Attitudes. International Journal of Asian Education, 5(1), 53-62.

Endraswara, S. (2006). Metode,Teori, Teknik Penelitian Kebudayaan Ideologi, Epitemologi, dan Aplikasi. Sleman: Penerbit Pustaka Widyatama.

Hardianti, S., Muhaemin, M., & Nurbaethy, A. (2023). The role of Religious Leaders in Instilling Religious Moderation in the Millennial Generation: Study on Millennial Generation in Borong Kapala, Bantaeng. Wasathiyah: Jurnal Studi Moderasi Beragama Indonesia, 1(2), 52–61. Retrieved from https://ejournal.aecindonesia.org/index.php/wasathiyah/article/view/130

Kamardi, A. D. (2007). Budaya Lokal sebagai Warisan Budaya dan Upaya Pelestariannya. Retrieved from repositori: https://repositori.kemdikbud.go.id/1063/1/Budaya_Lokal.pdf

Mardawani. (2020). Paraktis Penelitian Kualitatif. Sleman: Penerbit Deepublish.

Muhaemin, M. (2023). Tarbiyah Students' Perceptions About Goodness Through Millenial Ustad on Social Media. Journal of Teaching dan Learning Research, 5(1), 1-10.

Nurwisah, N., Muhaemin, M., & Riawarda, A. (2024). Strategi peningkatan minat belajar siswa dalam Pelajaran salat pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui media modul Praktek Shalat. Kelola: Journal of Islamic Education Management, 9(1), 68-81.

Sulistyo, H. (2020). Politik Spesial dalam Lagu "Bengawan Solo" dan " Di Tepinya Sungai Serayu" : Analisis Pascakolonial Sara Upstone. Atavisme, 147-160.

Achmad, S. (2013, 13 Mei). Aspek Historis Gedung Soetedja. Diakses pada 31 Mei 2024, dari https://gagasanhukum.wordpress.com/2013/05/13/aspek-historis-gedung-soetedja/

Lutfi, B. (2021, 13 November). Raden Soetedja : Pelopor Seni Musik Kontemporer Indonesia Tahun 1950-an. Diakses pada 31 Mei 2024, dari https://narasisejarah.id/raden-soetedja-pelopor-musik-kontemporer-indonesia-tahun-1950-an/

Downloads

Date published articles:

2024-02-28

Cite on this Journal:

Nur HIdayah, & Widya Putri Ryolita. (2024). Gedung Soetedja : Sejarah dan Pemanfaatannya untuk Pelestarian Kesenian di Banyumas. Jurnal Konsepsi, 12(4), 123–128. Retrieved from http://p3i.my.id/index.php/konsepsi/article/view/335